Jenis dan Cara Kerja Web Hosting Dalam Menampilkan Informasi

Posted on

Jenis dan Cara Kerja Web Hosting Dalam Menampilkan Informasi

Pernahkan anda membayangkan bagaimana Website dalam menampilkan informasi? Dalam artikel ini akan membahas tentang apa saja jenis web hosting dan cara website menampilkan informasi.

web 1 hosting

Semua informasi yang telah disimpan di tempatkan pada tempat yang bernama Server Web Hosting. Sebuah server web hosting dikelola di dalam ruang penyimpanan data bernama Data Center. Penyimpanan tersebut berguna agar dapat tersambung internet dan dapat diakses oleh semua orang. Pengelolaan penyimpanan data sebenarnyan bisa saja anda lakukan di rumah dengan menggunakan PC anda. Tetapi itu sangat merepotkan pada saat pengelolaan hingga tak banyak orang yang melakukanya. Biasanya pemilik website banyak yang menggunakan layanan penyedia jasa hosting yang banyak tersedia di internet.

Web Hosting dan Cara Kerjanya

Web Hosting bisa dikatakan sebuah komputer yang terhubung internet. Hosting dapat dipergunakan untuk penyimpanan data website agar dapat diakses dengan cara online. Web hosting tersebut merujuk pada set aktifitas/ layanan penyimpanan informasi. Penyimpanan tersebut akhirnya bisa ditampilkan ketika anda mengaksesnya.

Website diakses menggunakan  IP Adrress ataupun domain melalui browser menggunakan protocol HTTP.  Kemudian internet akan mengirimkan permintaan untuk mengakses ke server hosting. Server selanjutnya akan mengirimkan informasi berupa file yang diminta computer melalui media internet. Lalu akan diterjemahkan oleh web browser berbentuk tulisan atau pun gambar.

Jika anda ingin mengakses suatu website, anda hanya perlu mengetikan alamat website yang diinginkan. Website akan terbuka sesuai dengan alamat yang telah dituliskan di merin pencarian google. Perintah dari pencarian tersebut akan diteruskan ke internet server hosting yang akan dieksekusi sesuai permintaan. Perintah ini ekan menghasilkan tampilan gambar dan juga informasi website yang anada akses. Kemudian langsung diteruskan ke internet yang akan bisa ditampilkan ke browser anda. Maka anda akan melihat tampilan halaman website yang telah anda ketikan.

Jenis-jenis Layanan Hosting

Setelah anda tahu bagaimana cara kerja web hosting seperti yang dijelaskan diatas, anda juga perlu mengetahui jenis-jenis layanan.  Terdapat beberapa jenis layanan hosting yang tersedia untuk berbagai penggunaan. Jenis hosting sesuai kebutuhan penyimpanan file website yaitu sebagai berikut :

web 2 hosting

  1. Shared Hosting

Shared Hosting merupakan sebuah layanan hosting dimana server bisa digunakan secara bersama-sama oleh banyak pengguna sekaligus. Pengguna layanan  Shared hosting ini berbagi resource dan kapasitas servernya bersama-sama. Pemilik user memiliki hak akses terbatas ke server dan settingan server telah ditentukan oleh pengguna server. Di ibaratkan masing-masing memiliki kamar tersendiri tetapi dapur dan kamar mandi digunakan secara bersama-sama. Jika satu orang menggunakan kamar mandi/ dapur dengan waktu lama, maka akan berpotensi menggangu aktuvitas yang lainnya.

Kelebihan Shared Hosting
  • Dari segi biaya, penyewaan shared hosting bisa dikatakan cukup hemat dan lebih ekonomis. Dibandingkan dengan menyewa VPS tau Dedicated Server yang akan mengeluarkan biaya lebih mahal.
  • Menggunakan shared hosting untunk pemula sangat dianjurkan karena penggunaanya cukup mudah. Anda tidak perlu direpotkan dengan mensetting server sendiri.
  • Dari segi support, layanan shared hosting menyediakan support yang akan siap membantu selama 24 jam.
  • Jika terjadi permasalahan pada server, anda tidak perlu setting/ reparasi sendiri. Pihak penyedia layanan akan memperbaiki permasalahan tersebut.
Kekurangan Shared Hosting
  • Karena Shared Hosting ini dipergunakan secara bersama-sama maka jika ada salah satu pengguna overload maka semua akan terganggu. Salah satu pengguna menggunakannya secara berlebihan maka akan terjadi gangguan pada server lain yang terkena dampaknya.
  • Pengguna Shared Hosting ini memiliki akses yang terbatas pada server mereka. Ia hanya bisa mengakses dan mengelola filenya sediri saja.
  • Semua setting batasan / limit telah diatur dan ditentukan oleh pengelola server. Pelanggaran terhadap ketentuan pengelola server akan berakibat pada penahanan hingga akun hosting yang dihapus.

web 3 hosting

  1. VPS Hosting / VPS Server

VPS Hosting / Server adalah server hosting fisik yang akan dibagi-bagi kembali sehingga menjadi server virtual. VPS Server ini difungsikan sebagai server hosting tersendiri. Pengguna VPS Hosting / Server memiliki root untuk menakses VSP server milik masing-masing. Mereka juga memiliki wewenang sepenuhnya untuk emlakukan pengaturan server VPS. Untuk dapat mengatur dan mengelola server VPS, diperlukan pengetahuan dasar mengenai server.

Jika diibaratkan masing-masing kamar telah memiliki fasilitas tersendiri seperti kamar mandi, dapur dan yang lainnya. Dengan begitu semua penghuni akan memiliki kebebasan untuk mengakses serta mengatur kamarnya sendiri. Tetapi semuanya berada dalam gedung yang sama, sehingga listrik dan sumber airnya masih terbagi dan digunakan bersama-sama.

Kelebihan menggunakan VPS Hosting / Server
  • Dari segi harga, VPS Hosting bisa dikatakan lebih terjangkau dibandingkan dengan Dedicated Server.
  • Pengguna bebas dalam menggunakan server VSP yang di miliki masing-masing.
  • Terdapat tim support yang akan membantu 24 jam pada jenis VPS managed.
  • Pengguna memiliki akses root pada server VSP.
  • Pengguna bisa menurunkan dan meninggikan resource tanpa harus mengalami downtime.
Kekurangan menggunakan VPS Hosting / Server
  • Pengguna harus memiliki pengetahuan dasar mengenai server dan system operasi.
  • Estimasi biaya yang diperlukan lebih tinggi jika dibandingkan dengan shared hosting
  • Pengguna harus menginstal contro panel sendiri.

 

  1. Dedicated Server & Colocation Server

Dedicated Server & Colocation Server  adalah server yang sama, yang membedakan hanya komponen hardware Dedicated Server yang menyewa milik datacenter. Untuk  Colocation Server dari komponen dan server fisik dibeli sendiri. Mulai dari komponen  hardware, software, firewall dan yang lainnya. Semua itu diletakkna pada data center untuk kemudian dikelola dan juga dirawat. Pengguna memiliki root acces server dan berwenang secara penuh untuk managemen servernya. Anda memerlukan pengetahuan yang lebih untuk dapat mengelola Dedicated Server & Colocation Server ini.

Pengguna bebas menggunakan dan mengatur segala fasilitas di dalamnya. Diibaratkan gedung ini berada di sebuah kompleks yang bisa disebut dengan data center. Tetapi jika terjadi gangguan pada server anda maka gedung / server milik anda akan terkena imbasnya juga.

Kelebihan Dedicated Server & Colocation Server
  • Memiliki satu server fisik yang hanya dapat dipergunakan untuk diri anda sendiri
  • Pengguna memiliki akses root server tersendiri
  • Pengguna bebas menerapkan aturan tersendiri
  • Pengguna mengintrol penuh peningkatan spesifikasi server nya sendiri
  • Memiliki Resource yang besar untuk anda sendiri
Kekurangan Dedicated Server & Colocation Server
  • Memerlukan pengetahuan tentang dasar server dan juga system operasi
  • Estimasi biaya yang diperlukan lebih tinggi disbanding shared hosting
  • Pengguna harus menginstal control panel sendiri
  • Saat melakukan upgrade maka akan mengalami doentime karena server harus dimatikan.

Banyak pengguna yang kurang mengerti tentang spesifikasi teknis yang akan mempengaruhi performa website.  Dalam banyak kasus pengguna bingung dengan banyaknya spesifikasi teknis yang ditampilkan pada paket hosting Namun itu semua diperlukan untuk menunjang website anda yang akan dikenal banyak orang.

 

admin
Author